Featured

First blog post

This is the post excerpt.

Advertisements

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Mendung di ujung dermaga

Sore itu aku masih berada di daerah pesisir pantai dengan menikmati desiran angin dan ombak laut yang indah . Setelah itu aku mulai teringat akan dia yang telah lalu , teringat akan kenangan saat bersama menikmati senja di pinggir pantai . Dan kali ini aku menikmatinya sendiri tanpa dia dengan suasana yang berbeda , aku mulai melihat kenangan itu masih terlihat jelas dalam ingatan , seakan – akan kenangan tersebut hadir di depan mata . Tanpa berpikir panjang lagi aku mulai menegur hatiku . Untuk kesekian kalinya teringat akan kenangan bersama mu membuat aku mulai teringat lagi dan lagi tentangmu .

Aku pun tidak tau bagaimana untuk menghilangkan kamu dalam ingatanku. Aku pun melanjutkan , membuat secangkir kopi untuk menemaniku melihat kenangan itu di warung kopi  . Aku tak lagi bersama dengan mu , namun bayanganmu selalu menjadi bagian dari momen yang membuatku ingat akan kenangan 2 tahun yang lalu . Momen dimana kau telah membuatku nyaman dan merasa tenang disaat berada di sampingmu . Namun kini semua itu tak lagi dapat ku rasakan , ada rasa yang begitu mendalam ketika aku mulai melihat langit mendung di penghujung senja .

Aku mulai merasakan bahwa dulu aku pernah menggenggam tanganmu begitu erat , namun kini aku tak lagi dapat menggenggam tangan mu , kini kita menjalani kehidupan masing – masing . Kau bahagia dengan pilihanmu dan aku bahagia dengan kesendirianku . Cukup kita pernah bertemu saling memandang namun tidak lagi saling bertegur sapa .

Bersamamu kemarin adalah caraku untuk mengenalmu lebih dekat dan mengajarkanku akan rasa yang tak dapat di paksakan . Aku tau perihal hati tidak ada yang tau namun bukankah untuk menjadi bagian hati kita perlu mengetahui tentang hakikat memilih tempat untuk berlabuhnya hati ? . Aku mulai termenung di ujung dermaga ini dulu kita pernah sedekat bulan dan bintang , namun kini kita layaknya langit dan bumi jauh dan saling memalingkan muka untuk sekedar betegur sapa .

Ada kenangan di sore mendung kali ini . Ada cerita di ujung dermaga 2 orang yang saling mencintai kini menjadi 2 orang asing yang saling menjauh . 

Blindungan , 18 Mei 2018

Reni Widya

 

Kenang Senja 

Hari itu aku memulai semua cerita baru tentang cinta yang tak lagi berujung temu . Aku mulai merasakan adanya ketidak nyamanan yang membuat ku bimbang akan perasaan yang hadir . Jangan kan untuk memandangnya kembali untuk bersua berdua pun aku tak sanggup. Hanya karna dia telah bahagia bersama pilihan hatinya . Tanpa disadari aku telah berharap sekian lamanya tentang perasaan ini .
Ketika senja hadir sore itu aku mulai berjalan di lorong – lorong sunyi .Tanpa berpikir panjang aku mulai menutup semua harapan itu . Menutup setiap celah tentang harapan perasaan yang tak lagi akan terbalaskan . Karna cinta tak harus memiliki . Setidaknya aku pernah berjuang untuk dia . Walaupun pada akhirnya harus aku yang mengalah untuk kebahagiaan dia dan pilihannya . Ada hati yang memang tak dapat di paksakan . Karna sejak dia memulai kehidupan baru bersama dengan pilihannya . Telah ku buang jauh dari lamunanku tentang dia yang telah lalu . Aku berpikir setelah perasaan ini hilang akan ada cinta lain yang akan membahagiakan dari sebelumnya . 

Senja ku kini termenung di penghujung sore . Hati ku kembali bimbang tanpa ada tujuan . Kini dia telah kembali . Aku masih belum bisa mengerti tentang kembalinya dia . Apakah dia benar – benar ingin memperbaiki semuanya dari nol atau ini adalah bagian pelampiasan . Senja itu terulang kembali seperti malam sebelumnya . Ada rasa yang tak lagi terbiasa dengan Rindu. Ada bagian hati yang jatuh dan meluruh dari dalam diriku . Ketika saja terlintas kenangan panjang dengan nya yang telah berlalu tanpa ada kata “Selamat Tinggal” . Ada banyak kejadian yang terus melekat dalam ingatan . Tentang 2 hati yang berjanji untuk saling mempertahankan dalam keadaan apapun . Janji yang di saksikan oleh langit yang cerah dan bumi yang hijau dengan sejuknya . Kini tak lagi terdengar suaranya dan bahkan kini apakah dia masih saja ingat akan janji itu ? . Namun ketika setiap kenangan hadir aku mulai berusaha memperbaiki hatiku . Untuk tidak lagi berharap akan dia yang telah menjadi angin lalu . Aku mulai menyembunyikan semua rasaku yang hilang tanpa ada bekas sedikitpun . Rasa kecewa yang hadir mulai kembali menusuk bagian hati yang rapuh .

Hari demi hari telah berlalu . Kini aku telah bangkit dari perasaan yang lalu . Aku telah terbiasa dengan kesendirian yang damai dan tenang dari rasa sakit dan emosi yang tak terkontrol . Jangan biarkan posisi ternyaman ini menghilang begitu saja . Hanya karna kau kembali hadir di hadapanku memberikan ingatan harapan yang telah lalu . Tanpa memikirkan perasaanku kemarin yang jatuh tanpa ada kau yang peduli dengan ku . Bahagia mu kemarin adalah bagian rasa sakitku . Namun aku tidak memaksamu untuk kembali dengan ku . Aku memberikan mu pilihan apakah kau akan berjalan bersama ku atau dengan wanita yang bersama mu . Kini setelah aku bangkit dari hari – hari sepi ku . Kau kembali dengan sejuta harapan . Aku tau kini kau tal lagi bersama dengan dia (wanitamu) . Namun aku berharap kau mengerti hatiku bukan tempat persinggahan sementara mu yang kapan pun dapat kau datangi ketika kau telah terbakar akan permainan api cintamu bersama wanita lain . 
Blindungan,17 Mei 2018

Reni Widya

Pendapat Pelajar tentang Degradasi Moral & Berita Hoax

Sabtu , 24 Maret 2018 Pimpinan Cabang IPNU – IPPNU Kabupaten Bondowoso mengadakan screening essay dalam rangka pra Acara kegiatan Latihan Kader Muda (LAKMUD) . Setiap peserta mengumpulkan hasil essay tersebut dan melakukan wawancara bersama panitia kegiatan . 
Menurut Rekan Syauqi delegasi dari PAC.IPNU Kecamatan Maesan “Pelajar harus berhati – hati dalam menerima informasi karna terkadang informasi yang di berikan mengandung konten negatif atau HOAX . Dan informasi tersebut dapat di khawatirkan akan membahayakan generasi muda . Maka dari itu Kementrian Komunikasi dan Informatika turut mengedukasi masyarakat untuk meningkatkan literasi digital salah satunya melalui ” Muda Digital ” . Tujuan nya adalah untuk membentuk generasi muda Indonesia agar mempunyai kecerdasan literasi digital yang tinggi . Dengan cara tersebut generasi muda dapat memfilter semua informasi agar tidak di pengaruhi oleh berita HOAX yang dapat melunturkan persatuan dan kesatuan bangsa . ” 

Selanjutnya Rekanita Aini delegasi PAC.IPPNU Kec.Jambesari Ds. ” Pengaruh dari kemerosotan moral generasi muda salah satunya adalah pergaulan bebas dan penyalahgunaan media sosial . Bukan hanya di lingkungan kota namun degradasi moral ini sudah merambat ke pelosok desa . Dampak dari degradasi moral tersebut adalah para pelajar banyak yang melakukan tawuran , mengkonsumsi narkoba,minuman keras dll . Maka dari itu untuk mencegah degradasi moral dengan melakukan kegiatan positif kepemudaan di daerah pelosok desa dan perkotaan , melakukan kajian islami ,  dll. ” 

Menurut Rekanita Kholif delegasi PK.IPPNU SMA NU 1 Bondowoso ” Degradasi Moral pelajar merupakan suatu keprihatinan yang sangat mendalam . Dimana pengaruh dari degradasi moral terhadap generasi penerus bangsa adalah pergaulan bebas yang merajala lela , minuman keras , dan Narkoba . Degradasi moral terjadi salah satu penyebabnya adalah lingkungan sekitar seperti kurangnya pengawasan keluarga dan pergaulan di lingkungan sekitar . Maka dari itu pelajar harus dapat membentengi diri agar tidak terjerumus oleh rusaknya moral saat ini . Dengan memahami norma dan nilai – nilai sosial yang berlaku dalam masyarakat agar tidak terjadi penyimpangan moral . ” 

Menurut Rekan Reski dari PC. IPNU Bondowoso ” Berbicara HOAX di Indonesia . Sebastian besar masyarakat masih banyak yang mempercayai beredarnya berita yang tidak dapat di pertanggung jawabkan kebenarannya . Beredarnya berita HOAX dapat menyebabkan keresahan di kalangan masyarakat dan kurangnya kepercayaan informasi media sosial . Peran pelajar dalam menangkal hal tersebut adalah membuat kelompok diskusi tentang cara mencegah penyebaran berita – berita HOAX dan menyeleksi setiap informasi yang di dapat untuk memastikan kebenaran informasi tersebut .” 

Menurut Rekanita Novita delegasi dari PAC.IPPNU Kec.Tamanan ” Degradasi Moral adalah situasi dimana terjadi kemerosotan moral akhlaq, dan budi pekerti seseorang maupun sekelompok orang . Pelajar adalah situasi yang rentan terhadap degradasi moral ini karena , sering lepas kontrol akibat sikap yang labil dan rasa ingin tahu yang tinggi , maka besar sekali kesempatan untuk terbentuknya degradasi moral ini . Sehingga perlu adanya filter budaya yang masuk , baik dari pribadi pelajar dan faktor eksternal yang lain . Hal ini masih sulit sekali memberikan hasil yang maksimal sehingga perlu adanya sumber yang memberikan sumbangsih terhadap penanggulangan degradasi moral . Contohnya : pendidikan kepribadian ( fisik dan psikis ) , pendidikan keluarga , pendidikan lingkungan ( sekolah dan masyarakat ) .” 

Menurut Rekanita Ratih delegasi dari PK. IPPNU SMA NU 1 Bondowoso ” Banyak manusia dari anak – anak , remaja , dewasa , bahkan orang tua menerima dan mengirim informasi melalui handphone . Terkadang tidak mereka sadari mereka mendapatkan dan menyebarkan informasi dari chat ,grup pada media sosial . Menurut Mentri KOMINFO Rudiantara mengatakan bahwa terdapat lebih dari 700 – 800 ribu situs penyebar informasi HOAX . Jumlah situs penyebar HOAX yang sangat signifikan tersebut dapat menyebabkan hal – hal yang negatif yang menyebabkan publik menjadi tertipu akan informasi yang tersebar . Untuk menyikapi hal ini peran pelajar sangat penting untuk menelusuri kebenaran berita yang ada caranya adalah kita harus berhati – hati dengan judul provokatif , mencermati alamat situs berita , menelusuri fakta berita . ” 

Menurut Rekanita Yuni delegasi dari PAC.IPPNU Kec.Tamanan “Pada saat kita berbicara tentang moral maka kita juga membicarakan tentang suatu tindakan yang kayak dan tidak layak di suatu masyarakat . Dan seiring berjalannya waktu maka moral semakin meluntur atau menurun . Degradasi moral ini biasanya di sebabkan oleh adanya budaya – budaya luar yang di tiru oleh para pelajar . Sehingga kita sebagai pelajar harus mengantisipasi ini semua dengan memfilter budaya yang masuk agar tidak merubah kepribadian yang ada . Upaya yang dilakukan tidak selalu berjalan lurus sehingga kita perlu refrensi dari beberapa sumber sebagai tolak ukur penanggulangan Degradasi moral yaitu dengan Pendidikan karakter yang menekankan pada dasar contohnya :  pendidikan berbasis minat dan bakat, memupuk akhlaq dll . ” 

Kesimpulan dari beberapa pendapat tersebut bahwasanya media sosial sebagai tempat penyebaran informasi perlu kita waspadai dengan yang namanya berita HOAX . Cara menangkal berita Hoax tersebut adalah kita perlu menelusuri kebenaran dari berita tersebut . Dalam menyikapi Degradasi moral perlu adanya pengawasan yang lebih intensif pada generasi bangsa karna ketika moral generasi bangsa telah rusak maka akan banyak terjadi penyimpangan norma yang berlaku . Cara menyikapi kedua hal diatas adalah peran pelajar sebagai penerus bangsa perlu adanya ketelitian dalam menerima kebenaran informasi dan dalam Degradasi moral peran pelajar adalah mengupayakan kegiatan yang bersifat positif , kajian islami , pendidikan karakter . 

Penulis : Reni Widya 

Bagaimana bisa kamu menjadi orang yang benar benar ingin kubenci? Sementara, dulu begitu dalam aku menjatuhkan hati. Hatiku menolak pergi, tetapi kenyataan terlalu menyakiti. Kamu lelah dengan segala yang kita perjuangkan bersama. Kamu memintaku berlapang dada, memintaku melepaskan begitu saja. Apakah kamu tidak pernah merenungkan walau sejenak saja, betapa luka pedih mengiris dada, melihat orang yang paling dicinta meminta lepas demi seseorang yang ia cinta? Kita tidak menjalani ini sehari dua hari, terlalu lama kebersamaan ini membuat aku tidak tahu lagi jalan kembali.
Meski tidak ingin memintamu kembali, tapi lukanya tetap saja tak sepenuhnya pergi. Menyiksa malam-malamku, menyesakkan dalam diamku. Kenangan selalu pulang dengan hal-hal yang kamu buang. Dengan hal-hal yang dulu sepenuh hati kita impikan dalam hal berjuang. Apa kamu bahagia dengan segala luka yang kini kurasa? Apa kamu tidak merasa betapa dalamnya aku tenggelam dalam hal-hal yang terlalu pahit rasanya kenyataan ini?
Menjadi kamu mungkin menyenangkan, setelah dicintai bisa semudahnya membuang. Setelah disayangi lantas kamu merasa berhak menyakiti. Sementara aku tertatih untuk berdiri kembali. Andai mudah membencimu, aku sudah melakukannya semenjak kamu memilih berlalu. Namun, perasaan tak pernah sepenuhnya bisa dikendalikan. Aku masih mencarimu dalam doa-doa, meski tidak sesering dulu sewaktu awal terluka. Lelah rasanya begini, mengharapkanmu yang tak pernah peduli. Menggenggam hati seseorang yang tak lagi bersedia dimiliki.
Semoga waktu benar-benar obat dari segala pilu. Tak banyak lagi yang kuharapkan darimu. Meski sejujurnya tak semudah itu membiarkanmu semakin jauh dari masa lalu. Namun, aku paham, aku bukan lagi orang yang kamu inginkan. Sekuat apa pun aku menjaga doa-doa untuk bersama, tidak akan berguna bila kamu tidak juga bersedia. Menjadi kamu mungkin tak akan pernah mengerti rasanya mencintai seseorang, pada saat yang sama perasaan itu terus saja menyakitimu tanpa pernah bisa kamu buang. Jagalah dia baik-baik, semoga luka hatimu tidak pernah berbalik. Jagalah dia yang kamu pilih sebagai cinta, semoga kelak dia tidak menjadi seperti kamu, yang memilih pergi dan membekaskan luka

Literasi sebagai Media Informasi dan Pengetahuan 

Literasi media adalah kemampuan untuk memahami, menganalisis, pencitraan media . Kemampuan tersebut adalah untuk menjadi bagian dari proses para konsumen untuk sadar agar dapat bermedia dengan baik dan benar . Dan tak heran jika akhir akhir ini banyak pekerja media bebas menyebarluaskan terkait berita yang tidak jelas narasumber dan kebenarannya . 

Kemampuan literasi sangat membantu dalam menyaring di tengah derasnya arus informasi yang kini semakin hari semakin memprihatinkan . Terjadi banyak kecurangan atas banyaknya berita yang belum pasti kebenarannya . Ini yang menjadi bagian dari keresahan di kalangan masyarakat maupun pemerintahan . 

Perlu kita ketahui hari ini banyak berita yang semakin hari semakin meresahkan terkait lingkungan kita , masyarakat bahkan pemerintahan . Namun terkadang berita tersebut belum jelas fakta nya atau HOAX . Namun kita sebagai generasi muda harus memiliki modal untuk menghentikan berita yang tidak diketahui sumbernya  . Untuk mencegah terjadi nya hal demikian maka di perlukan ilmu jurnalistik Agar tidak mudah menyebarluaskan berita sebelum diketahui validitas data, apakah bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Dalam bermedia, kita juga perlu memfilter berita yang ada. Hal ini untuk mengantisipasi adanya berita hoax yang makin marak tersebar di lingkungan kita. Maka dari itu kebebasan dalam bermedia namun kita juga perlu memperhatikan langkah – langkah untuk bermedia dengan tepat dan juga mengantisipasi terkait berita Hoax yang kian marak terjadi di lingkungan kita . 

Media informasi adl cara kita mengajak pembaca sadar akan pentingnya membaca dan menulis. Dalam hal ini, lebih ditekankan pada hal-hal positif yang isinya untuk menambah wawasan dan pengetahuan untuk sadar akan pentingnya budaya menulis dan membaca . Namun menulis dan membaca tersebut bukan berarti di salah artikan dalam bentuk membaca dan menulis dalam hal negatif dan merugikan orang lain . Karna dengan membaca dan menulis kita akan mempunyai bekal untuk menghadapi tantangab ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih . 
Penulis : Reni Widya 

Hujan dari Langit 

Malam itu aku pun kembali termenung akan pertanyaan dari mentor ku dia mulai membuat sebuah status dalam akun sosmed nya dengan tulisan “Hujan kah ini?” Lalu aku pun mengomentarinya dengan sapaan akrab ku dengan dia “bukan cak ini air rahmat yang turun dari langit” ujarku . 

 الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ مَهْدًا وَجَعَلَ لَكُمْ فِيهَا سُبُلًا لَّعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

“Dan yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).” (QS: Az-Zukhruf : 11) .

Karna sebagian orang pernah mendefinisikan bahwa hujan adalah rahmat . Dimana ada hujan disana terdapat ketenangan yang dapat meredamkan emosi yang ada . Memberhentikan sejenak segala kegelisahan yang ada . Karna hujan memberikan kedamaian jiwa yang mampu memberikan relaksasi berbeda . 

Namun hujan terkadang memberikan kenangan yang mana setiap kali hadir . Dia mampu memberikan kembali gambaran yang telah lalu . Dengan suasana yang sama yaitu hujan turun waktu itu .  

Waktu itu kita kembali di kenali akan moment ketika di jalanan kita berteduh bersama. Ketika pulang sekolah kita lebih memilih pulang dengan basah kuyup hanya karna ingin menikmati hujan . Dan ada banyak lagi moment yang membuat kita lebih senang dan ingin berlama lama dengan hujan . 

Namun disisi lain terkadang hujan memiliki gambaran negatif yaitu ketika para penjual yang sedang mencari nafkah harus sejenak terhenti transaksi jual beli karna banyak orang yang enggan untuk keluar rumah jika telah hujan turun . 

Bukan hanya manusia namun hewan dan tumbuhan juga membutuhkan hujan . Karna itu bahwa hujan di sebut juga rahmat dan berkah . 

Blindungan , 17 Januari 2018 

Reni widya 

S A N T R I dan Sosial Media

Sore  itu aku kembali mengingat bahwa santri dan pondok pesantren merupakan salah satu pejuang kemerdekaan  .dimana pada waktu itu santri menjadi topik pembicaraan dalam satu forum kemerdekaan ini tidak luput dari peran santri dan kyai .dimana dalam sejarah tersebut telah tercatat bahwa santri berperan besar dalam pergerakan  perjuangan indonesia untuk mencapai kemerdekaan . 
Di era globalisasi hari ini kita telah di kenal kan dengan namanya media sosial dimana kita bisa saling mengenal jarak jauh, dan mengetahui dunia luar . Santri pun memiliki peran penting dalam bersosial media karna rata rata hampir semua aktifitas menggunakan teknologi . Dalam pondok pesantren sekalipun sosial media juga perlu . Maka dari itu santri memiliki peran aktif dalam menangkal adanya sosial media yang mengarah pada kejahatan dan merugikan masyarakat . Tergantung bagaimana kita bersosial media dengan baik . Karna dalam sosial media ada dampak negatif dan posirif . Negatifnya kita terkadang juga banyak terjadi penipuan melalui sosial media . Misal saat ini banyak jual beli online terkadang kesempatan seperti ini adalah ladang penipuan terjadi di mana mana . Dampak positif nya kita bisa menambah wawasan kita akan dunia luar dan kita juga berkomunikasi jarak jauh . Misal sekarang sosial media juga sudah ada video call dimana kita bisa berkomunikasi dengan suara dan wajah teman kita .

Kita sebagai pemuda hari ini harus peka akan keadaan dan kondisi sekitar dimana kita harus pandai memilih informasi yang ada dalam sosial media . Karna akhir akhir ini banyak sekali informasi yang kurang aktual sesuai dengan fakta yang ada . 

Perlu adanya kita memiliki ilmu dalam bersosial media karna jika kita tidak tahu cara bersosial media dengan baik maka kita akan mudah di tipu orang,mudah di pengaruhi orang orang yang kurang bertanggung jawab atas perbuatannya . 
Reni Widya 

Sekarputih , 21 Desember 2017